Hujan,
mengingatkan aku pada hari itu,
pada dirimu,
pada kenangan indah kita yang terjalin saat itu.
Kita berjalan bersama,
berboncengan di atas motormu,
menembus malam,
di bawah siraman air yang tumpah dari langit.
Kita basah,
tetapi kita tertawa bahagia,
hatiku terasa hangat,
dalam dekapan cintamu.
Hari ini,
aku memandang awan kelabu yang menggantung di langit,
angin berhembus membelai kulitku
tetes air hujan membasahi tubuhku.
Aku menggigil kedinginan,
menangis dalam diam,
air mata mengalir bersatu dengan air hujan membasahi wajah.
Engkau pergi,
cintamu berlalu,
membawa serta cintaku,
bahagiaku lenyap,
sedih melanda,
membekukan hatiku,
menjadi dingin, sedingin malam yang kelam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar